Alice in Borderland berawal dari kehidupan tiga sekawan yang diceritakan mengalami masa sulit. Mereka adalah Arisu, Chota dan Karube. Mereka merupakan sahabat sejati sejak kecil dan selalu ada untuk mendukung dan menghibur satu sama lain. Permasalahan yang mereka alami membuat mereka ingin berada di dunia yang dapat membuat mereka nyaman. Arisu yang sehari-harinya merupakan seorang gamers, ingin masuk ke dalam dunia game agar dapat terhindar dari masalah. Siapa sangka keinginan Arisu terealisasi. Secara ajaib mereka masuk ke dalam dunia game yang membuat mereka harus bertahan hidup dengan cara menyelesaikan permainan.
Oh ya, lokasi Syuting Alice in Borderland ini mengambil lokasi tidak keluar dari Tokyo, Jepang loh! kita jadi bisa menjelajahi Tokyo sambil menonton adegan-adegan menegangkan dari serial ini. Berikut lokasi Syuting Alice in Borderland:
Shibuya – Crossing Street

Shibuya dikenal sebagai pusat tren populer di kalangan turis lokal mancanegara dan memiliki daya tarik yang unik. Salah satunya adalah Shibuya – Crossing Street yang merupakan salah satu penyebrangan terpadat di dunia! Shibuya – Crossing Street sering disamakan dengan Time Square, New York. Nah pada serial Alice in Borderland, Shibuya Crossing Street menjadi lokasi pertama Arisu dan teman-teman masuk ke dalam dunia game atau Borderland. Nah, dalam serial ini terlihat jalanan Shibuya yang selalu padat menjadi disulap menjadi kosong melompong! Kok bisa? Ternyata dalam sebuah post yang diunggah oleh @netflixid, memperlihatkan bagaimana proses pembuatan merubah Shibuya menjadi kosong. Dengan membuat miniatur Shibuya secara detail dan menggunakan Green Screen untuk proses syuting Alice in Borderland. Keren sekali!
Kabukicho

Kabukicho Shinjuku yang merupakan tempat Kawasan hiburan terpopuler di Tokyo yang juga diyakini sebagai pusat dari mafia lokal Jepang bernama Yakuza. Pada serial ini, Kabukicho yang selalu ramai pada malam hari menjadi sangat sepi dan dan mencekam. Kabukicho menjadi salah satu tempat permainan game yang diikuti oleh the number one Hatter.
Shinjuku Botanical Garden

Sebuah taman yang berlokasi dekat dengan Shinjuku Station dan merupakan taman terbesar dan terpopuler di Shibuya. pemandangan yang tenang memberikan pelarian santai dari pusat kota yang sibuk di sekitarnya. Saat musim semi Shinjuku Botanical Park menjadi tempat terbaik di kota untuk melihat Cherry Blossoms.
Shinjuku Botanical Garden menjadi lokasi untuk scene Arisu dan teman-teman bermain permainan yang memainkan perasaan.
Stasiun kereta api Shibuya

Stasiun Shibuya, menjadi stasiun dengan rata-rata harian terbanyak dan menjadi salah satu stasiun komuter tersibuk di Jepang. Stasiun menyimpan salah satu kisah Hachiko si anjing setia dan juga kamu dapat menemukan patung Hachiko di dekat stasiun.
Dalam seri Alice in Borderland, Stasiun Shibuya menjadi tempat awal masuknya Arisu dan teman-teman ke dalam dunia Borderland. Bayangkan stasiun tersibuk menjadi sangat sepi dan tidak orang sama sekali.
Stasiun Minami-Aoyama

Merupakan stasiun kereta bawah tanah di Minato, Tokyo, Jepang yang menjadi set lokasi untuk Arisu mencari tahu makna dari permainan ini dan mencari dalang yang membuat permainan hidup dan mati.
Review Alice in Borderland

Alice Borderland yang diadaptasi dari manga yang ditulis oleh Haro Aso ini sangat menarik dan menegangkan ketika Arisu mengikuti permainan. Walau kita tidak membaca manganya, kita akan tetap dapat mengikuti jalan cerita dengan mudah. Visual dan efek yang dihasilkan sangat luar biasa!
Berdasarkan infomasi yang didapatkan, setiap cast sangat diupayakan untuk mirip dengan karakter pada manga Alice in Borderland. Tentu team tata rias dari serial ini sangat bekerja luar biasa!
Perlu diingatkan juga bahwa Alice in Borderland memiliki rating 18+.
Writer: Dylen Kumara, #TeamofPeponi
Editor: Darian, #TeamofPeponi
Story of Peponi – Official Online Magazine of Peponi Travel
PT Aku Bisa Liburan
