Mulai dari desa warisan dunia sampai tak ada paku dalam pembuatan rumah, inilah 5 Fakta Unik Shirakawa-go

Halo kembali lagi di StoryofPeponi majalah online dari Peponi Travel! GuestofPeponi jika sebelumnya kita pernah membahas tentang destinasi apa saja yang menarik dari Shirakawago, pada kesempatan kal ini StoryofPeponi ingin membahas tentang fakta unik dari heritage site Negeri Sakura ini! Penasaran? Yuk kita simak:

Menjadi Desa Warisan dunia.

Captured by Laurentiu Morariu – Unsplash

Keindahan dari Shirakawa-go memang luar biasa! Desa ini bisa dibilang sebagai desa kuno yang sudah ada sejak abad ke 11. Masyarakat desa ini sangat menjaga nilai dan budaya mereka sampai sekarang. Karena sangat indah dan memiliki nilai sejarah yang tinggi, Shirakawa-go akhirnya dinobatkan sebagai Situs Warisan UNESCO pada tahun 1995. Maka dengan itu desa ini menjadi salah satu destinasi favorit dikalangan traveller.

Terkenal dengan Rumah Tradisional Gassho-Zukuri.

Captured by Laurentiu Morariu – Unsplash

Rumah di desa Shirakawa-go terkenal dengan Rumah Tradisional Gassho-Zukuri. Jika dilihat dari bentuk pada gambar di atas rumah tersebut seperti menggambarkan bentuk tangan untuk berdoa. Bentuk ini menyerupai pemuka agama Buddha yang tengah berdoa.

Selain bentuk yang unik, atap dari rumah ini juga dibuat untuk alasan keselamatan. Jika sedang musim dingin atap yang memiliki kemiringan 60 derajat ini dapat dengan mudah meluncurkan salju yang berada di atap rumah. Tentu ini sangat membantu untuk meringankan atap rumah dari salju yang menumpuk terlalu banyak. Oh iya, atap dari rumah ini umumnya menggunakan jerami yang tebal! Bukan tanpa alasan menggunakan jerami tebal, dikatakan bahwa dengan menggunakan jerami suhu ruangan akan menjadi lebih hangat saat musim dingin.

Rumah dibangun searah!

Captured by Chapman Chow – Unsplash

Nah, ini juga sesuatu yang unik! Rumah tradisional yang berada di Shirakawa-go dibangun searah! Loh kenapa tuh? Rumah di sana dibangun menghadap ke timur dan barat saja, karena agar saat musim dingin sinar matahari bisa masuk ke sela-sela rumah dan dapat memberikan kehangatan tambahan! Selain itu juga dengan menghadap ke arah timur dan barat, salju yang menumpuk akan lebih cepat meleleh.

Tidak ada paku dalam pembuatan rumah

Captured by Sorrawis Chongcha – Unsplash

Uniknya lagi, rumah tersebut tidak menggunakan paku dalam proses pembangunannya! Kok bisa? Yup, masyarakat di sana mengandalkan kayu yang ditautkan dengan jalinan jerami atau disebut neso. Hal ini lagi-lagi berkaitan dengan musim dingin di sana yang membuat masyarakat mengandalkan kayu agar lebih hangat.

Nah, lantas bagaimana dengan Jepang yang dikatakan rawan dengan gempa? Rupanya dengan mengandalkan material alami membuat rumah lebih tahan goncangan dibanding menggunakan paku sebagai salah satu material. Desain rumah ini sudah ada sejak berabad silam dan terus dilakukan oleh masyarakat Shirakawa-go.

Oh iya, dalam pembangunan rumah, masyarakat Shirakawa-go melakukannya dengan bergotong royong.

Hutan salju terbesar di dunia!

Source: Fun Japan

Terakhir, Shirakawa-go menjadi hutan salju terbesar di dunia! Tentu hal ini yang menjadi faktor dari mengapa musim salju di Shirakawa-go sangat spesial! Ketika di sana kamu akan melihat banyak pohon-pohon dan gunung Rhyohaku menjadi putih dan luar biasa indah.

Itulah pembahasan dari Shirakawa-go yang memang wajib untuk kamu kunjungi! Oh iya, memangnya seberapa dingin sih? Berdasarkan rata-rata historis, Suhu terdingin di sana adalah – 5 derajat dan ketebalan rata-rata salju ada di 4 inci.


Tetap terhubung dengan informasi terbaru tentang destinasi liburan favorit kamu, melalui Instagram kami di  @peponitravel!


Writer: Dylen Kumara, #TeamofPeponi
Editor: Darian,William #TeamofPeponi
Story of Peponi – Official Online Magazine of Peponi Travel
PT Aku Bisa Liburan

Tinggalkan komentar